Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke-50, 25 November 1995, kali ini barangkali agak istimewa daripada peringatan di tahun-tahun yang sebelumnya. Bukan saja peringatan kali ini yang dipusatkan di Solo Jawa Tengah (rencananya) dihadiri oleh Presiden RI, Bapak Soeharto, tetapi dalam kesempatan ini akan diresmikan terbentuknya Lembaga Pembinaan dan Pelayanan Hukum (LPPH) bagi para guru. Lembaga baru yang sengaja dipublikasi bertepatan dengan PGRI yang memasuki usia setengah abad tersebut konon nantinya akan dan dapat menampung berbagai keluhan guru; dan sedapat mungkin akan membantu menyelesaikan masalah. Kalau ada guru yang merasa diru-gikan atau diperlakukan tidak adil mereka dapat mengeluh dan minta bantuan pada LPPH. Istilah Pak Rusli Yunus selaku Wakil Sekretaris Jenderal PGRI bila nanti ada guru yang merasa dijahili oleh pengurus yayasan atau dihambat oleh birokrasi dapat mengadukan persoalannya ke LPPH PGRI. Konon LPPH memang disiapkan untuk membantu guru, tentunya para guru yang menjadi anggota PGRI. Kiranya perlu dicatat bahwa tidak semua guru (wajib) menjadi anggota PGRI. Di dalam realitasnya hanya guru SD yang mendominasi keanggotaan PGRI sehingga konon sekitar 85% anggota PGRI adalah guru SD; meskipun demikian PGRI tetap merupakan organisasi profesi di Indonesia dengan jumlah anggota yang paling banyak.
Copyrights © 1995