ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1988: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

MENYIAPKAN MASYARAKAT MENELITI

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2010

Abstract

       Kemajuan suatu bangsa dapat ditolok-ukuri dengan kebiasaan dan budaya masyarakatnya.  Bangsa yang maju adalah  bangsa yang masyarakatnya mempunyai kebiasaan dan budaya yang komunikatif, inovatif, dan terbuka terhadap budaya "manca" meskipun tidak semua budaya "manca" yang datang pasti diterimanya.       Apabila dilihat dari dimensi kebiasaan dan budaya maka terdapat empat kelompok masyarakat yang memberikan cerminan terhadap kemajuan bangsanya; masing-masing adalah masyarakat tradisional, masyarakat membaca, masyarakat menulis, dan masyarakat meneliti.       Di dalam masyarakat tradisional maka kebiasaan membaca, menulis dan meneliti tidak nampak sama sekali. Jadi meskipun ada sekelompok orang yang sebenarnya sudah dapat membaca dan menulis, akan tetapi karena mereka tidak pernah membaca, menulis dan meneliti,  maka tidaklah terlalu  salah mendudukkan kelompok orang tersebut dalam kelompok masyarakat tradisional.       Dalam dunia perguruan tinggi ada "joke": terhadap dosen yang tidak memiliki kebiasaan membaca, menulis dan apalagi meneliti, maka kepadanya dihadiahi gelar sebagai "dosen tradisional".

Copyrights © 1988