Universitas Terbuka (UT), yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 4 September 1984 baru saja menyelesaikan 'semester perdana'nya. Suatu gerak awal dari sebuah perjalanan panjang untuk meningkatkan kualitas bangsa Indonesia melalui sektor pendidikan. Menjelang diselenggarakannya semester berikutnya (semester dua) ini tentu merupakan saat yang tepat untuk mengadakan evaluasi yang merupakan rangkaian dari sebuah proses evaluasi secara keseluruhan, untuk melihat kekurangan-kekurangan yang terjadi pada semester perdana dulu demi peningkatan pelayanan serta penyempurnaan pada semester-semester berikutnya. Kekurangan-kekurangan tersebut harus dilihat di segala bidang, baik bidang akademis, bidang administrasi dan keuangan maupun bidang kemahasiswaan. Apabila kekurangan-kekurangan tersebut dapat saya misalkan sebagai bocoran dari sebuah bendungan (dam), maka sekecil apapun bocoran yang ada haruslah segera ditambal kalau tidak ingin konstruksi bendungan tersebut 'tidak banyak berfungsi' karena banyaknya air yang tumpah tak berguna disebabkan oleh bocoran-bocoran yang semakin membesar. Demikian pula halnya dengan UT, apabila dijumpai kekurangan-kekurangan sekecil apapun harus segera diatasi agar tidak mengganggu proses belajar mengajar pada waktu-waktu yang akan datang.
Copyrights © 1985