ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1984: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

MENCEGAH KONFLIK DALAM PERGURUAN TINGGI SWASTA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2010

Abstract

PTS, Perguruan Tinggi Swasta, dalam humor sering kali dikepanjangkan menjadi Pejuang Tanpa Santai. Meski kalimat ini hanya didapat dalam humor tetapi nampaknya cukup memiliki alasan yang cukup realistis, sebab pada kenyataannya bagi pengelola lembaga tersebut akan selalu dihadapkan pada berbagai persoalan dari berbagai arah sehingga tidak mungkin bekerja dengan 'santai-santai saja' bila ingin PTS-nya meraih sukses secara gemilang.Dapat diyakinkan bahwa kualitas permasalahan yang dihadapi oleh PTS tentu tidak kalah semaraknya apabila dibanding dengan permasalahan yang dihadapi oleh PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Sedang kualitas permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing lembaga, baik PTS maupun PTN, memang sifatnya kondisional, ter-gantung.Berbagai unsur yang ada pada PTS, ialah mahasiswa, staf pengajar/tenaga edukatif, tenaga administratif, pimpinan PTS dan pengurus yayasan pembina PTS yang bersangkutan seringkali masing-masing mempunyai keinginan yang belum tentu dapat diterima oleh semua pihak.Kalau pimpinan ingin berjalan keselatan maka staf edukatif ingin ketenggara, sedangkan mahasiswa justru ingin keuatara. Itulah yang kemudian menimbulkan polemik dalam tubuh PTS tersebut, bahkan kemudian dapat membesar menjadi konflik yang tidak berkesudahan. Konflik antara mahasiswa dengan pimpinan PTS, antar tenaga edukatif, antar tenaga administratif, bahkan yang lebih parah lagi antara yayasan dengan pimpinan PTS yang bersangkutan.

Copyrights © 1984