ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1993: HARIAN SUARA KARYA

LIMA KENDALA LIMA "WARNING" UNTUK TELEVISI PENDIDIKAN INDONESIA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 May 2010

Abstract

       Untuk menghormati berdirinya Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) dua tahun yang lalu,  atau tepatnya pada tanggal 23 Januari 1991, maka di harian ini saya pernah menulis tentang perlunya pengembangan media audio-visual (yang di dalam konteks tulisan tersebut ialah TPI) untuk memperluas jangkauan pelayanan pendidikan di negara kita (Supriyoko, "Selamat Datang Televisi Pendidikan", Suara Karya: 23/01/91).          Saat ini TPI genap berusia dua tahun. Dalam usianya yang baru "seumur jagung" ini berbagai kritik, saran dan bahkan sinisme masyarakat yang ditujukan kepada TPI seperti tidak henti-hentinya mengalir. Hal ini mengingat kan kita pada hari-hari pertama ketika TPI dilahirkan, yang mana saat itu kritik tajam, saran, dan sinisme juga banyak bermunculan. Kalau waktu itu TPI sering dikepanjangkan sebagai "Televisi Prematur Indonesia" karena program-programnya yang dianggap tidak berbobot, "Televisi Periklanan Indonesia" karena siarannya banyak diselingi dengan iklan, atau "Televisi Pembantu Indonesia" karena siarannya kebanyakan diikuti oleh para pembantu RT, dsb, hal itu merupakan ekspresi dari berbagai sinisme.          Dalam usianya yang sudah dua tahun sekarang ini pun ternyata berbagai kritik, saran, serta sinisme masih tetap saja bermunculan. Tidaklah mengapa; karena kritik, saran dan sinisme itu justru menunjukkan adanya rasa ke-cintaan  serta besarnya harapan masyarakat kita terhadap TPI dengan program-programnya.

Copyrights © 1993