ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2000: HARIAN PIKIRAN RAKYAT

HUBUNGAN ANTARA EBTANAS DENGAN UMPTN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 May 2010

Abstract

Melalui "Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan",  majalah ilmiah   yang diterbitkan oleh Balitbang Depdiknas,  edisi No.020 Desember 1999 yang lalu, secara transparan Prof. Toemin A. Masoem mencoba menggelar hasil penelitian ilmiahnya  tentang hubungan antara Eva-luasi Belajar Tahap Akhir secara Nasional (Ebtanas)  dengan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN).       Inti kesimpulan penelitian tersebut, sebagaimana yang ditulis oleh Pak Toemin,  adalah hasil Ebtanas  kurang mendukung tujuan diselenggarakannya ujian tersebut;  sedangkan  pada sisi yang lain nilai UMPTN cukup mendukung tujuan penyelenggaraan seleksi ter-sebut. Sayang tidak dijelaskan mengapa Pak Toemin memakai istilah "kurang" (mengapa tidak memakai kata "tidak")  dan "cukup" (me-ngapa tidak memakai kata "sangat"  atau dihilangkan kata "cukup") dalam kesimpulan tersebut.  Dengan tanpa diberi penjelasan, istilah atau kata "kurang" dan "cukup" dalam formulasi kesimpulan penelitian memang terkesan tidak ilmiah.       Mengenai hubungan antara Ebtanas dengan UMPTN disimpulkan sbb: (1) peserta yang nilai UMPTN-nya tinggi dapat dipastikan yang bersangkutan memiliki Nilai Ebtanas Murni (NEM)  yang tinggi pula; (2) seorang tamatan SMU yang NEM-nya rendah dapat diper-kirakan yang bersangkutan nilai UMPTN-nya juga rendah;  dan (3) seorang tamatan SMU yang NEM-nya tinggi  belum tentu mampu me-raih nilai UMPTN yang tinggi.       Meskipun tidak lengkap,  rincian kesimpulan tersebut sangat menarik kita ikuti. Kesimpulan itu akan lebih lengkap kalau peneliti menjelaskan bagaimana kondisi NEM pada peserta UMPTN yang nilai UMPTN-nya rendah; apakah yang bersangkutan NEM-nya senantiasa rendah, apakah NEM-nya selalu tinggi, ataukah NEM-nya bervariasi atau heterogen.  Penjelasan ini sangat penting untuk memberi gam-baran yang lebih jelas  mengenai bentuk atau pola hubungan antara Ebtanas dengan UMPTN itu sendiri.

Copyrights © 2000