ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI JANUARI - MARET 2008

PASAR ADEN

Suyanto, Mohammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Nov 2009

Abstract

Aden merupakan pasar yang di adakan pada tanggal satu sampai sepuluh bulan Ramadhan. Aden kuno merupakan pelabuhan alam yang terletak pada kawah gunung berapi yang tidak aktif yang sekarang merupakan semenanjung yang berpadu dengan tanah daratan yang menjorok ke laut. Aden merupakan kota pelabuhan berjarak sekitar 370 km di sebelah selatan San?a di Yaman.  Pelabuhan ini digunakan pertama kali oleh kerajaan Awsan antara abad ke tujuh sampai abad ke lima sebelum masehi. Pada abar pertama sebelum masehi, Aden merupakan kota penting kedua kerajaan Himyar, setelah Zafar. Zafar atau Sapphar atau Sephar merupakan ibukota kerajaan Himyar. Meskipun peradabannya adalah Himyar, tetapi sebutan rajanya adalah raja Saba dan Dzu Raydan yang kemudian dikenal dengan sebutan Qataban. Orang Himyar menjadi pewaris budaya dan perdagangan Saba-Minea. Posisi pelabuhan dan pasar yang baik sekali ini, yaitu terletak antara jalur pedagangan India dan Eropa membuat Aden dibutuhkan oleh para penguasa yang melihatnya dan berusaha untuk menguasainya di sepanjang waktu dalam sejarah. Pada abad pertama sebelum Masehi, Aden dikenal sebagai Eudaemon Arab, merupakan titik perpindahan angkutan untuk perdagangan Laut Merah, tetapi perasaan yang kuat setiap kali kapal baru berlayar melewatinya dan membuat keberanian melintasinya untuk menuju India. Aden juga digambarkan sebagai desa tepi pantai yang akan dilukiskan sebagai kota kawah dengan baik yang perkembangannya kecil. Tidak mempunyai benteng, tetapi lebih dari sekedar pulau yang dikelingi lautan atau sebagai semenanjung.             Daya tarik Aden dan San?a, baik secara ekonomi maupun keagamaan, membuat Abissinia mengincar kota tersebut dan berusaha merebutnya dari kerajaan Himyar. Sejak 525 Masehi akhirnya kerajaan Himyar dikuasai oleh Abissinia dengan gubernur bernama Abrahah. Kenangan tersisa dinasti Himyar ada di timur kota Aden. Di kota San?a dibangun sebuah katedral yang paling besar.  Katedral dibangun di atas reruntuhan kota Ma?rib kuno dan disebut al-Qalis atau al-Qulays atau al-Qullays yang berasal dari bahasa Yunani, ekklesia yang berarti gereja. Para penguasa Abissina berhasil mengembangkan tempat suci keagamaan untuk menyaingi kota Mekah sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah haji. Menurut penguasa Abissinia ibadah haji saat itu menjadi sumber pendapatan terbesar bagi mereka yang tinggal di kota itu. Hal tersebut mendorong komandan tertinggi Abrahah untuk menghancurkan Ka?bah dengan menggunakan pasukan gajah. Pasukan gajah tersebut dihancurkan oleh Allah. Di dalam Al-Qur?an diabadikan dalam Surat Al-Fiil. Peristiwa itu terjadi pada kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. 571 M.

Copyrights © 2008