Adalah Ki Hadjar Dewantara yang bernama kecil Raden Mas (RM) Soewardi Soerjaningrat. Bagi bangsa Indonesia, khususnya yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan kiranya sangat mengenal nama agung dan monumental ini. Ia bukan saja seorang pendidik dan tokoh pendidikan akan tetapi juga seorang Bapak Pendidikan Nasional Indonesia. Oleh karena jasanya yang demikian besar dalam mengembangkan sistem pendidikan nasional maka wajar saja kalau hari kelahirannya ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ki Hadjar bukanlah seorang nabi, bukan pula seorang rasul, atau sebangsanya. Ia hanyalah manusia biasa sebagaimana manusia lain pada umumnya; namun di balik kebiasaannya itu telah lahir konsep-konsep pendidikan yang tetap relevan sampai sekarang. Apabila kita cermati konsep pendidikannya pun sangat komplit; bukan saja terbatas pada pendidikan formal atau persekolahan, melainkan juga pendidikan informal atau pendidikan keluarga serta pendidikan non-formal atau pendidikan kemasyarakatan; ketiga lingkup pendidikan yang sampai sekarang tetap berjalan sesuai kaidahnya.
Copyrights © 2007