Para siswa sekolah menengah tingkat atas, SMTA, baru saja menyelesaikan evaluasi belajar tahab akhir yang diselenggarakan secara nasional, Ebtanas. Sementara itu para siswa sekolah menengah tingkat pertama, SMTP, sebentar lagi akan segera menempuh-nya. Ketika pertama kali Ebtanas ditetapkan dan sekaligus diaplikasikan sebagai sistem evaluasi di sekolah-sekolah, tahun 1984/85, Depdikbud menaruh harapan yang cukup besar akan hasil yang dapat dicapai oleh sistem ini. Ebtanas disamping diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan diharapkan juga mampu mensejajarkan mutu lulusan antar sekolah yang sederajat dan sejenis. Kesenjangan kualitas lulusan sekolah yang selama ini terjadi, baik sekolah antar pulau, sekolah antar propinsi, sekolah antar kota, bahkan antar sekolah dalam satu kota, diharapkan akan dapat diatasi oleh Ebtanas. Kalau selama ini kualitas lulusan di luar Pulau Jawa pada umumnya selalu lebih rendah dibandingkan lulusan sekolah di Pulau Jawa, atau sekolah yang berada di pedesaan umumnya selalu lebih rendah mutunya dibanding lulusan sekolah di kota, maka dengan Ebtanas keadaan semacam ini akan dapat "diselesaikan"; meskipun disadari hal ini memerlukan waktu yang tidak pendek.
Copyrights © 1988