Ada suatu aktivitas akademik penelitian kejuruan (vocational research) yang dilaksanakan di negeri India, yang hasilnya cukup menarik disimak dan dipresentasikan. Aktivitas ini bersifat "makro", yang menyangkut masalah kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan lembaga ketenagakerjaan di negeri itu. Penelitian tersebut diorientasikan kepada seluruh politeknik, atau sekolah kejuruan "tinggi" di India. Salah satu temuan yang menarik dan sangat pantas dicatat adalah, sebanyak 69% dari politeknik-politeknik tersebut melaporkan, bahwa lembaga kejuruannya telah dihubungi oleh kalangan industri untuk "merekrut" para siswanya setelah lulus kelak (Bhat N.R. Indentification of Factors Facilitating and Constraining Industry Polytechnic Collaboration). Sebagai catatan, penelitian tersebut dapat terlaksana melalui sebuah proyek kerja sama, inter TTTI Education Research Project, yang dikoordinir oleh Dr. (Mrs) J. Indersan. Proyek merupakan salah satu bentuk kerja sama antar-TTTI (Technical Teachers Training Institute) di India. Penelitian tersebut menjadi menarik karena adanya beberapa alasan. (1) penelitian kejuruan relatif jarang dilakukan; (2) berlangsung di negara yang "belum maju", namun sudah mampu menempatkan diri sebagai the best ten countries industri berat dunia; (3) hasilnya menunjukkan adanya perhatian yang tinggi dari kalangan industri terhadap masalah placement lulusan sekolah; (4) terciptanya "inter-dependensi" antara lembaga pendidikan dengan lembaga ketenagakerjaan, yang dalam prespektif panjang me- rupakan alternatif pemecahan masalah tenaga kerja.
Copyrights © 1988