Disiplin kependudukan, KB, dan kesehatan memang tiga bidang pembangunan nasional yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Keberhasilan DIY dalam mengendalikan laju pertum-buhan penduduk yang merupakan kesuksesan di bidang kependudukan tidak terlepas dari suksesnya pembangunan di bidang KB dan bidang kesehatan masyarakat. Setidak-tidaknya ada tiga faktor yang mengendalikan laju pertum-buhan penduduk; masing-masing adalah angka kelahiran (fertility), angka kematian (mortality), dan perpindahan penduduk (migration). Nampaknya DIY secara demografis dapat mengontrol perkembangan angka fertilitas, mortalitas dan migrasi secara proporsional, meskipun bukan berarti sempurna sama sekali. Proporsionalisasi seperti inilah yang membuat DIY mencapai keberhasilan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduknya. Adapun implikasi proporsionalisasi dalam bidang kesehatan dapat dijelaskan sbb: secara matematis sebenarnya tingkat kematian (mortalitas) bayi dan anak yang tinggi dengan sendi-rinya bisa menghambat laju pertumbuhan penduduk, namun demikian secara demografis dan sosial hal ini tentu tidak dapat dipertanggung-jawabkan. Apalah artinya pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan kalau kesehatan masyarakat tidak terkontrol; penduduk banyak yang sakit, bahkan banyak pula yang meninggal dunia. Yang kita inginkan bersa-ma adalah di satu sisi laju pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan, sementara itu pada sisi yang lain kesehatan masyarakat pun terjamin adanya. Dan hal ini ternyata benar-benar dapat direalisasikan oleh dan untuk masyarakat DIY.
Copyrights © 1995