Bapak Wiranto dan Gus Solah, Ibu Mega dan Kyai Hasyim, Kangmas Amien dan Bapak Siswono, Bapak Susilo dan Bapak Kalla, serta Bapak Hamzah dan Bapak Agum yang baik; suka tidak suka, Anda adalah putra-putra terbaik bangsa Indonesia. Di hadapan Anda menghadang sejumlah tugas berat untuk menyelamatkan bangsa ini dari kehancuran yang lebih total. Secercah harapan terdapat pada diri Anda untuk memperbaiki nasib bangsa ini. Bahwa bangsa ini sedang terpuruk tentu sangat kita pahami. Sejumlah studi yang dilakukan oleh lembaga internasional memberikan ilustrasi yang agak komprehensif mengenai keterpurukan bangsa kita. Ketika berbicara prestasi, selalu saja kita berada di peringkat rendah. Tentang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kependudukan misalnya; studi yang dilakukan UNDP, United Nations Development Programme (2004), hanya mendudukkan kita pada peringkat ke-112 dari 174 negara. Negara-negara jiran seperti Singapura, Australia, Malaysia, Brunei, Filipina dan Thailand berada di atas kita. Itu berarti bahwa kinerja ekonomi, pendi-dikan, kesehatan dan kependudukan kita lebih buruk dari negara-negara tetangga kita.
Copyrights © 2004