Di sisi hubungan politik yang makin hari semakin "mesra" antara Indonesia dengan Australia, di luar isu "sadap-menyadap" informasi di kantor kedutaan kita, ternyata hubungan pendidikan antara Indone-sia dengan Australia pun makin hari terasa semakin "mesra" pula; hal ini setidak-tidaknya kalau dilihat dari banyaknya putra-putra kita yang menuntut ilmu di "Negara Kangguru". Sekarang ini diperkirakan ada sekitar 100.000 siswa dan mahasiswa asing di Australia dan 12.000 di antaranya berasal dari negara kita. Mereka ini mengambil studi baik yang bersifat formal, yaitu di sekolah-sekolah dasar dan menengah sampai dengan perguruan tinggi, maupun yang bersifat nonformal, yaitu kursus-kursus serta program-program pendidikan dan latihan dalam jangka pendek. Mereka belajar di Australia ada yang mendapatkan beasiswa dari berbagai yayasan pendidikan tetapi kebanyakan harus membayar sendiri. Diakui atau tidak, sekarang ini Australia memang telah menjadi NTP, "Negara Tujuan Pendidikan" (country for education), sebagai-mana dengan Amerika Serikat (AS), Inggris, Jerman dan Jepang. Tidak semua negara dapat meraih predikat NTP karena hanya negara yang kredibilitas pendidikannya telah diakui oleh dunia internasional yang berhak meraih NTP. Itu artinya, apabila sekarang ini Australia telah meraih predikat NTP maka kredibilitas pendidikannya memang sudah diakui oleh dunia internasional.
Copyrights © 1995