ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2009: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2009

STRATEGI OPERASI (2)

Suyanto, Mohammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Apr 2010

Abstract

Rasulullah s.a.w. lebih mengutamakan produktivitas daripada hanya sekedar kepemilikan. Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a., bahwasannya Nabi s.a.w. pernah bersabda : ?Barangsiapa memiliki tanah, maka tanamilah atau supaya ditanami oleh saudaranya dan janganlah dia menyewakannya.? (Bukhari dan Muslim).            Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani, memiliki tanah tidak menanaminya berarti menyia-nyiakan manfaat tanah Dalam hal ini  termasuk menyia-nyiakan harta merupakan hal yang dilarang. Jika tanah itu ditinggalkan tanpa dikelola, maka akan bermanfaat yang terus menerus, yaitu akan tumbuh rerumputan dan tanaman sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat penggembalaan dan lain sebagainya. Hal ini dikemukakan apabila larangan menyewakan tanah dipahami sebagai maknanya yang umum. Namun demikian, jika dipahami bahwa yang dimaksud sewa-menyewa tanah yang biasa mereka lakukan, yakni menyewa tanah dengan bayaran sebagian hasilnya, khususnya apabila tidak diketahui, maka yang demikian itu bukan termasuk mengabaikan manfaatnya, bahkan dapat disewakan dengan bayaran emas atau perak, seperti yang telah ditetapkan. Ibnu Abbas berkata. ?Sesungguhnya sebaik-baik yang kalian lakukan adalah hendaknya kalian menyewa lahan kosong dari tahun ke tahun?. 

Copyrights © 2009