ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1994: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

LIMA ALTERNATIF PERGURUAN TINGGI

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2010

Abstract

       Pada hari ini, Kamis 26 Mei 1994, secara serentak diumumkan hasil Ebtanas pada sekolah menengah umum. Pada hari ini pula ratusan ribu siswa SMA  yang beberapa hari lalu, tepatnya 3 s/d 6 Mei 1994, telah bergelut dan ber-gulat dengan materi soal evaluasi belajar yang dibakukan secara nasional  akan mengetahui hasil jerih payah serta perjuangannya. Bagi mereka ini hanya ada dua kemungkinan yang terjadi; sukses yang berarti lulus, atau gagal yang berarti tidak lulus. Pilihan dikotomis ini tidak mungkin ditawar-tawar lagi oleh para siswa.          Lepas dari apakah kelulusan siswa bisa atau tidak bisa mencerminkan kualitas dirinya maka kesuksesan dalam Ebtanas merupakan sesuatu yang pantas disyukuri, baik o-leh siswa maupun oleh para orang tuanya. Adanya sinyalemen yang menyatakan  bahwa selama ini hampir semua orang tua ingin menyekolahkan anaknya ke SMA daripada SMK mes-tinya akan menambah tingkat kesyukuran tersebut.          Secara nasional Ebtanas SMA kali ini diikuti oleh sekitar satu juta siswa, sementara itu secara propinsial Ebtanas SMA di DIY  diikuti oleh sekitar  23 ribu siswa. Sampai sekarang ini belum pernah ada formulasi matematis mengenai berapa persen jumlah peserta Ebtanas yang harus diluluskan;  meskipun demikian secara empirik selama ini dari tahun ke tahun  angka kelulusannya mencapai di atas angka 85%. Dengan demikian tahun ini secara nasional SMA kita memproduksi lebih dari 850 ribu lulusan, dan SMA di DIY saja memproduksi lebih dari 19 ribu lulusan.

Copyrights © 1994