ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1992: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

"TEORI PELUANG" DAN DILEMA PROGRAM

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2010

Abstract

       Belum lama ini oleh panitya seminar saya diminta menjadi nara sumber untuk mempresentasikan prasaran saya mengenai perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia akhir-akhir ini, khususnya menyangkut kontribusi tekno-logi komunikasi bagi pendidikan bangsa.Oleh karena topik seminar tersebut relevan dengan bidang yang saya tekuni selama ini  tentu tidak salah kalau saya menyanggupinya; apalagi -yang menarik bagi saya-  seminar itu diikuti oleh para dosen, mahasiswa, serta orang-orang yang secara langsung berkepentingan dengan perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia.         Dalam forum dialog dengan peserta seminar tersebut ada sesuatu yang "mengejutkan" saya; yaitu adanya respon dari seorang peserta yang mengusulkan supaya kebijakan pemerintah dalam  pemberian ijin operasi televisi swasta dan semi swasta (maksudnya RCTI, SCTV, dan TPI) ditinjau kembali. Lebih dari itu peserta tersebut juga mengusul-kan agar pemakaian antena parabola ditinjau kembali.         Ingin tahu argumentasi atas tanggapannya tersebut? Baiklah; menurutnya dengan beroperasinya RCTI, SCTV, TPI dan antena parabola yang dapat menangkap siaran dari pe-mancar asing (Malaysia, Thailand, Filipina, bahkan Eropa dan Amerika Serikat) maka siaran TVRI menjadi kurang di-minati pemirsanya. Pada hal, menurutnya,TVRI sampai kini program-program siarannya dianggap paling pas dan paling sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia yang mayoritas berdomisili dan bersosialisasi di daerah pedesaan.

Copyrights © 1992