Sebagaimana dengan Indonesia dan Philipina maka Jepang adalah 'islands country'; negara dengan banyak pulau. Apabila Indonesia memiliki lebih dari 13.000 pulau (besar dan kecil), Philipina memiliki lebih dari 7.000 pulau maka Jepang memiliki lebih dari 10.000 pulau. Kalau Indonesia memiliki lima pulau besar, yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya maka setidak-tidaknya Jepang memiliki empat pulau besar; masing-masing adalah Kyushu, Shikoku, Honshu (terbesar), dan Hokkaido. Semenjak awal tahun 60-an Jepang memang telah menjadi suatu fenomena dunia. Pertumbuhan ekonomi yang pesat, pendidikan yang maju, dan kebudayaan yang lestari telah mendudukkan Jepang sebagai gerbong kereta api dunia yang melaju di paling depan. Apabila kita berkunjung ke kota-kota besar di Jepang, antara lain Nagasaki, Kagoshima dan Fukuoka (di Pulau Kyushu), Matsuyama, Takamatsu dan Kochi (di Pulau Shikoku), Tokyo, Kyoto dan Nagoya (di Pulau Honshu), atau di Sapporo dan Hakodate (di Pulau Hokkaido) maka orang pun bisa heran; di negara yang amat sering dilanda gempa bumi ini ternyata berdiri gedung-gedung pencakar langit yang berdesak-desakan. Itu semua terjadi karena Jepang memiliki para insinyur dan teknisi yang mampu membuat gedung tinggi tahan gempa. Ekono-mi yang kuat dan keseriusan kerja bangsa Jepang memang merupakan kombinasi yang ideal untuk mengembangkan teknologi tinggi. Seperti telah dikenal oleh bangsa-bangsa lain di dunia ini, orang Jepang dengan semangat "makoto" memang sangat serius menekuni karir dan profesi. Umumnya mereka tidak akan berhenti bekerja kalau belum berhasil. Banyak orang Jepang yang tidak mengenal kata gagal dalam menekuni karir dan profesi.
Copyrights © 1997