ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1992: HARIAN WAWASAN

LIMA KENDALA DAN LIMA "WARNING" BAGI TPI

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Apr 2010

Abstract

       Untuk menghormati berdirinya Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) satu tahun yang lalu, atau tepatnya pada tanggal 23 Januari 1991, maka di harian ini saya pernah menulis tentang perlunya pengembangan media audio-visual (terutama TPI) untuk memperluas jangkauan pelayanan pendidikan di negara kita (Supriyoko, "Dimulainya Televisi Pendidikan Indonesia Hari Ini: Tiga Kendala Siap Mengha-dang", Wawasan: 23/01/91).          Hari ini TPI genap berusia satu tahun. Dalam usianya yang baru "seumur jagung" ini berbagai kritik, saran dan bahkan sinisme masyarakat yang ditujukan kepada TPI seperti tidak henti-hentinya mengalir. Hal ini mengingat kan kita pada hari-hari pertama ketika TPI dilahirkan, yang mana saat itu kritik tajam, saran, dan sinisme juga banyak bermunculan. Kalau waktu itu TPI sering dikepanjangkan sebagai "Televisi Prematur Indonesia" karena program-programnya yang dianggap tidak berbobot, "Televisi Perempuan Indonesia" karena siarannya hanya diikuti kaum hawa di pagi hari, "Televisi Pembantu Indonesia" karena siarannya kebanyakan diikuti oleh para pembantu RT, dsb, hal itu merupakan ekspresi dari berbagai sinisme.          Dalam usianya yang sudah satu tahun sekarang ini pun ternyata berbagai kritik, saran, serta sinisme masih tetap saja bermunculan. Tidaklah mengapa; karena kritik, saran dan sinisme itu justru menunjukkan adanya rasa kecintaan  serta besarnya harapan masyarakat kita terhadap TPI dengan program-programnya.

Copyrights © 1992