ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JULI - SEPTEMBER 2007

“PRESIDENTIAL LECTURE”

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2010

Abstract

Ketika Pak Harto masih berkuasa di negeri ini, selaku presiden beliau sering mengadakan pertemuan dengan orang-orang penting dan/atau pakar ekonomi dari manca negara. Kegiatan seperti ini juga sering dilakukan oleh Pak Habibie, Gus Dur, dan Mbak Mega dalam kapasitasnya sebagai presi-den RI. Namun, kegiatan ?presidential lecture? dengan mengundang dosen tamu (guest lecturer) dari manca negara barangkali jarang atau bahkan belum pernah dilakukan.          Tetapi tidak untuk SBY! Di samping kegiatan seperti tersebut di atas, SBY mengundang Muhammad Yunus dari Bangladesh untuk memberikan ?kuliah? kepada presiden yang didampingi oleh wakil presiden dan bebe-rapa menterinya. Dan ?kuliah? pun berjalan lancar dengan judul, ?Kita Dapat Memuseumkan Kemiskinan?, ?We Can Put Poverty Into Museums?.          Kiranya banyak orang tahu, bahwa Muhammad Yunus adalah seorang profesor ekonomi yang sangat dihormati. Ia tidak saja seorang pemikir akan tetapi juga seorang praktisi ekonomi yang berhasil mengentaskan orang-orang miskin dari keterpurukan. Seperti diketahui oleh masyarakat dunia, pendiri Grameen Bank ini pada tanggal 13 Oktober 2006 lalu diumumkan sebagai pemenang Nobel 2006 bidang ekonomi.

Copyrights © 2007