Baru-baru ini muncul polemik kecil tentang sistem akreditasi perguruan tinggi; PTS dan PTN. Pendapat yang pertama mengusulkan agar sistem akreditasi yang diaplikasikan pada PTS di Indonesia segera diakhiri karena dalam "perjalanannya" banyak dijumpai hal-hal yang subyektif. Sebagai dampak negatif dari sistem akreditasi PTS adalah dapat dijualbelikannya status oleh "orang-orang" yang tidak bertanggung jawab; dalam artian bahwa dengan uang maka status akreditasi PTS dapat diatur. Keadaan semacam ini dapat mengakibatkan kendornya semangat "kejuangan" para pengelola PTS yang secara sungguh-sungguh ingin membenahi lembaganya. Pada sisi yang lainnya ada pendapat yang bertolak belakang, yaitu mempertahankan sistem akreditasi yang selama ini diaplikasikan oleh Depdikbud terhadap PTS dengan segala risiko-nya. Masih ada pendapat lain lagi: sistem akreditasi yang hanya diaplikasikan untuk PTS dirasa kurang "adil", oleh sebab itu sistem akreditasi harus diberlakukan sama baik bagi PTS maupun bagi PTN.
Copyrights © 1990