ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2004: HARIAN KOMPAS

HDI INDONESIA TETAP RENDAH

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 May 2010

Abstract

       Salah satu badan internasional yang bernaung di bawah organisasi PBB, United Nations Development Programme (UNDP), baru saja menjalankan ?ritual? tahunan dengan mengumumkan negara-negara menurut peringkat HDI-nya. Dalam laporan yang berjudul ?Human Development Report 2004? Indonesia ditempatkan di peringkat 111 dari 175 negara. Sementara negara-negara jiran seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina ada di peringkat yang lebih tinggi.          Singapura misalnya; negara jiran yang penduduknya tidak lebih dari jumlah penduduk Jakarta itu menempati peringkat 25 (tahun 2003 yang lalu di peringkat 28), jauh di atas Indonesia. Brunei Darussalam yang negaranya tidak seluas Jakarta di peringkat 33 (31); Malaysia yang pernah menjadi murid kita ada di peringkat 58 (58); sedangkan Thailand dan Filipina yang tujuh tahun lalu sama-sama dibantai krisis masing-masing di peringkat 76 (74) dan 83 (85).          Sebagaimana tahun-tahun yang sebelumnya, laporan UNDP yang ?biasa-biasa? saja itu pasti akan menimbulkan reaksi dari masyarakat, khususnya kaum intelektual dan birokrasi pemerintahan. Ada yang bersikap menerima, tidak percaya, mempertahankan diri, dsb. Laporan UNDP seperti itu sebenarnya bukan hal baru karena sudah dilakukan belasan tahun dan di setiap tahunnya dipublikasi secara luas. Sebagai penyedap laporan ditaruhlah bumbu-bumbu yang ditulis menurut persepsi tim studinya meskipun tidak seluruh data yang mendukung adalah data yang lengkap serta aktual. Ada juga data yang masih harus diklarifikasi validitasnya.

Copyrights © 2004