ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2001: MAJALAH PUSARA

TAMANSISWA DI ERA DESENTRALISASI PENDIDIKAN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 May 2010

Abstract

       Telah terbuktikan oleh sejarah bahwa perjalanan Tamansiswa telah melewati dua jaman sekaligus;  masing-masing adalah jaman prakemerdekaan dan jaman kemerdekaan. Ketika berada dalam jaman prakemerdekaan  Tamansiswa harus berhadapan  dengan pemerintah kolonial yang orientasinya sangat jelas,  yaitu ingin menghancurkan eksistensi; sementara itu ketika berada di dalam jaman kemerdekaan Tamansiswa harus berhadapan  dengan pemerintah republik yang orientasinya terkadang tidak jelas antara memajukan dengan memarginalisasi eksistensi dan peran.          Pada saat melewati jaman prakemerdekaan,  Tamansiswa per-nah mengalami masa keemasannya. Di jaman ini Tamansiswa memiliki kemerdekaan penuh  untuk mengembangkan diri  sesuai dengan visi dan misi yang diembannya tanpa harus diatur-atur dan ditelikung  oleh berbagai peraturan yang dikenakan oleh pemerintah; dalam hal ini ialah pemerintah kolonial.  Memang peraturan pemerintah sangat mematikan kreativitas  akan tetapi Tamansiswa dengan gagah berani senantiasa melawannya.          Efektivitas pendidikan Tamansiswa  ketika itu sungguh tidak bisa diragukan oleh siapa pun;  bahkan pemerintah kolonial benar-benar gentar akan kekuatan dahsyat Tamansiswa  yang terbuktikan dengan lahirnya para pemikir pejuang dan pejuang pemikir bangsa. Peristiwa Onderwijs Ordonnantie (OO) Tahun 1932 merupakan bukti sejarah atas sikap pemerintah kolonial  yang mencerminkan ketakut- an luar biasa  terhadap  sepak terjang Tamansiswa di dalam kancah pendidikan dan perpolitikan di tanah air. Tamansiswa telah memainkan fungsi pendidikan secara memadai yang berdampak secara konstruktif terhadap perkembangan politik nasional.

Copyrights © 2001