ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1995: HARIAN SUARA MERDEKA

MEMBENAHI PRAKTEK EKONOMI KERAKYATAN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2010

Abstract

       Hari ini enam tahun yang lalu,  tepatnya tanggal 20 Mei 1989, Presiden Soeharto memberikan amanat mengenai tujuan kebangkitan nasional. Dinyatakan oleh beliau bahwa apabila kebangkitan nasional pertama tahun 1908 bertujuan mendirikan negara kebangsaan yang didasarkan atas persatuan dan kesatuan maka tujuan kebangkitan nasi-onal kedua nantinya (saat itu) adalah menempatkan negara dan bangsa Indonesia sejajar dengan negara dan bangsa lain yang sudah maju.          Apa yang diamanatkan Pak Harto tersebut sangatlah jelas bahwa tujuan kebangkitan nasional kedua mempunyai formulasi politis yang berdeda dengan tujuan kebangkitan nasional pertama. Hal ini memang bisa saja terjadi karena dalam perjalanan sejarahnya bangsa Indonesia telah mengalami pergeseran kontekstual atas medan perjuangannya. Di awal abad ke-20 atau pada era kebangkitan nasinal pertama maka tantangan kultural bangsa Indonesia lebih tepusat pada masalah-masa-lah politis;  sedang di akhir abad ke-20 ini atau pada era kebangkitan nasional kedua maka tantangan kultural bangsa Indonesia lebih terpusat pada masalah-masalah ekonomi global.          Sudah barang tentu kita tidak dapat menyatakan masalah politik tersebut lebih kompleks daripada masalah ekonomi global, demikian pula sebaliknya, karena keduanya muncul pada situasi yang berbeda.

Copyrights © 1995