ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2002: HARIAN SUARA PEMBARUAN

KENDALA PENAMBAHAN FREKUENSI UMPT

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 May 2010

Abstract

       Kebijakan atau rencana  penambahan frekuensi  Ujian Masuk Perguruan Tinggi (UMPT),  baik PTN maupun PTS,  dari satu kali menjadi dua kali dalam satu tahun  memancing berbagai respon dari masyarakat, khususnya dari kalangan perguruan tinggi itu sendiri; baik rektor, dosen maupun mahasiswa.          Respon yang muncul  tentang rencana penambahan frekuensi UMPT tersebut ternyata sangat beragam; di satu sisi ada sementara pihak yang merespon secara positif rencana tersebut, bahkan lebih daripada itu  ada beberapa pimpinan perguruan tinggi  yang secara spontan menyatakan siap untuk menjalankan rencana baru itu. Pada sisi yang lain  ada pula sementara pihak yang merespon secara ne-gatif dengan  menyatakan rencana atau kebijakan  yang dilontarkan oleh menteri pendidikan nasional itu hanya sebatas wacana saja dan sebentar lagi  juga akan "tenggelam" sebagaimana rencana atau ke-bijakan-kebijakan lain sebelumnya.          Secara faktual memang banyak pendapat yang berkembang di masyarakat  dari para praktisi pendidikan tinggi  yang menyatakan bahwa rencana penambahan frekuensi UMPT tersebut idenya sangat bagus  tetapi untuk melaksanakannya  masih diperlukan pengkajian secara lebih mendalam.          Sebagaimana kita ketahui bersama,  baru-baru ini Pak Malik Fadjar selaku menteri pendidikan nasional menyampaikan keterangan  bahwa ke depan dimungkinkan UMPT  yang selama ini hanya dilak-sanakan satu kali  akan ditingkatkan frekuensinya menjadi dua kali di dalam setiap tahunnya.  Kebijakan baru ini nantinya akan diberlakukan baik bagi PTN maupun PTS yang siap melaksanakannya.

Copyrights © 2002