Fenomena sosial baru tentang aksi mahasiswa yang berlangsung pada berbagai tempat akhir-akhir ini rupanya benar-benar telah menyita perhatian kita di samping juga mengundang pendapat dari berbagai kalangan; para tokoh politik, ilmuwan, budayawan, anggota DPR, menteri, serta Pangab. Lebih dari itu Presiden Soeharto sendiri nampaknya juga memberikan perhatian yang cukup serius terhadap berbagai aksi mahasiswa tersebut. Kalau beberapa waktu yang lalu Menko Polkam Soedomo menegaskan bahwa tidak ada mahasiswa yang ditangkap hanya karena alasan mereka melakukan aksi, maka Panglima ABRI Try Soetrisno juga menegaskan bahwa pada dasarnya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir ini tidak dilarang. Meskipun demikian Panglima ABRI yang juga sebagai Ketua Bakorstanas sempat mengingatkan bahwa sebagai bagian dari bangsa yang besar hendaknya para mahasiswa tidak bertindak "semrawut", dan dalam menyalurkan aspirasi dan partisipasinya pada pembangunan hendaknya mengikuti tatanan peraturan yang ada. Sangatlah simpatik apa yang dikemukakan oleh Pak Try tersebut di atas, karena dari segi "rasa" (afektif) dapat ditangkap sebagai nasehat dari seorang 'bapak' kepada anaknya, bukan sebagai polisi yang hendak menangkap maling yang membandel.
Copyrights © 1989