Bahwa mutu pendidikan nasional kita masih jauh dari harapan kiranya bukan rahasia lagi. Masalah besar bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan. Banyak indikator tentang rendahnya mutu; antara lain produk pendidikan yang kurang mampu bersaing di pasar global, kurang mampu mensolusi masalah yang dihadapi bangsa, dan kurang mampu menunjuk-kan kebermanfaatan sosial secara optimal. Hasil studi yang dilakukan oleh PERC, Political and Economical Risk Consultancy (2001), menempatkan Indonesia pada ranking ke-12 dari 12 negara di Asia dalam hal mutu pendidikan. Ini berarti mutu pendidikan di Indonesia ternyata paling rendah di antara negara-negara di Asia pada umumnya. Dalam hal ini negara-negara tetangga memiliki mutu pendidikan yang lebih baik daripada Indonesia; katakanlah Filipina pada ranking ke-9, Malaysia ke-7, India ke-5, dan Singapura ke-2. Studi lain yang dilakukan oleh UNDP, United Nations Development Programme (2003) tentang Human Development Index (HDI) secara tak langsung juga menunjukkan rendahnya mutu pendidikan kita. Dalam hal ini Indonesia hanya menempati ranking ke-112 dari 174 negara; sementara negara-negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, dan Australia berada di ranking yang lebih baik. Hal ini lagi-lagi menunjukkan rendahnya mutu pendidikan di Indonesia, di sisi lain menunjukkan lebih rendahnya mutu pendidikan kita daripada negara-negara tetangga.
Copyrights © 2004