ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2007

SEKOLAH GRATIS DI JEPANG DAN INDONESIA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2010

Abstract

Tahukah Anda persamaan dan perbedaan pendidikan di Jepang dengan di Indonesia dalam hal pelaksanaan wajib belajar? Demikianlah pertanyaan ?menggelitik? yang dilontarkan tetangga saya berkebangsaan Jepang yang tinggal di Apartemen Lucky Plaza Singapura.          Kebetulan saya merupakan Wakil Presiden Pan-Pacific Association of Private Education (PAPE) yang bermarkas di Tokyo, Jepang. Saya juga pernah mengunjungi banyak universitas, diantaranya The Showa University di Tokyo. Saya pun pernah berkunjung ke Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT); dan beberapa sekolah Jepang diantaranya Shukutoku Yono Gakuen di mana kepalanya Mr. Kawabhata sesama pimpinan PAPE. Meski demikian ternyata tak mudah menjawab pertanyaan orang Jepang tersebut.          Kesamaannya, demikian penjelasan tetangga saya itu, di Jepang secara formal telah lama menerapkan wajib belajar (Gimukyoiku) sembilan tahun sampai satuan SMP; di Indonesia pun demikian pula halnya. Perbedaannya, dengan adanya wajib belajar tersebut SPP di Jepang gratis dan di luar SPP tidak ada iuran pendidikan yang lainnya; kalau di Indonesia, SPP memang gratis akan tetapi di luar SPP ada iuran pendidikan yang terkadang besarnya ?mencekik? siswa dan orang tuanya.

Copyrights © 2007