ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1997: HARIAN BALI POS

DISIPLIN ANGGARAN PENDIDIKAN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 May 2010

Abstract

       Seperti kita ketahui anggaran sektor pendidikan  dalam formulasi RAPBN 1997/1998 mengalami kenaikan dibandingkan dengan APBN 1996/1997 yang sedang berjalan sekarang ini;  yaitu dari 3,97 trilyun rupiah naik menjadi 4,67 trilyun rupiah.  Sebagaimana biasanya maka anggaran sektor pendidikan ini harus didistribusi ke berbagai subsektor sekaligus; yaitu subsektor pendidikan umum, subsektor pendidikan luar sekolah dan kedinasan, subsektor kebudayaan nasional dan keper-cayaan terhadap Tuhan YME, serta subsektor pemuda dan olah raga.       Dari subsektor-subsektor pendidikan  tersebut di atas  selanjutnya  masih harus didistribusi lagi ke berbagai alokasi; misalnya anggaran untuk subsektor pendidikan umum masih harus didistribusi ke alokasi pendidikan dasar, alokasi pendidikan menengah, dan alokasi pendidik-an tinggi.        Yang cukup menarik kita cermati dalam  pengalokasian anggaran subsektor pendidikan umum tahun ini adalah pada alokasi pendidikan dasar (dikdas) dan alokasi pendidikan tinggi (dikti).  Anggaran dikdas yang biasanya memang relatif tinggi jumlahnya tahun ini tetap tinggi dan mengalami kenaikan.  Tahun ini anggaran dikdas konon mencapai satu trilyun rupiah lebih setelah tahun ini mencapai 903,8 milyar rupi-ah. Anggaran ini terdiri dari dua sumber, yaitu anggaran rupiah murni dari RAPBN 1997/1998 sebesar 854,4 milyar rupiah dan bantuan luar negeri lebih dari 200 milyar rupiah.       Anggaran dikti juga tidak kalah menariknya; meskipun jumlahnya tak lebih besar dari anggaran dikdas akan tetapi kenaikannya ternyata sangat significance, yaitu dari 603,3 milyar rupiah di tahun anggaran 1996/1997 menjadi 774,8 milyar rupiah untuk tahun anggaran 1997/ 1998 ini. Nilai kenaikan anggaran dikti ini di samping tinggi seperti anggaran dikdas juga tetap 'sangat berarti' bagi pembangunan pendidikan tinggi itu sendiri.

Copyrights © 1997