Jurnal TAMBORA
Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8

UJI EFEKTIFITAS FESES TERNAK (SAPI, KERBAU DAN KUDA). TERHADAP PRODUKSI BIOGAS YANG DIHASILKAN

Umam, Khotibul (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Oct 2019

Abstract

Sumbawa, dengan jumlah populasi yang tinggi dapat menjadi salah satu alternatif dalam pemenuhan kebutuhan energi di masyarakat, dengan memanfaatkan residu (feses) ternak sebagai biogas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis perlakuan yang efektif dalam menghasilkan biogas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan menggunakan sampah sayur (SS), Feses Sapi (FS), Feses Kerbau (FK), dan Feses Kuda (Fku). Fermentor berisi kotoran dan air dengan perbandingan 1:1 difermentasi selama 13 hari. Melalui penelitian ini dilakukan uji efektifitas dengan menggunakan 4 perlakuan yakni sampah sayuran (Kontrol/SS), Feses Sapi, Feses Kerbau, dan Feses Kuda. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa feses kerbau memiliki volume gas yang lebih tinggi yaitu sebesar 75 cm3 sedangkan dari waktu fermentasi kontrol sebagai/ sampah sayuran menujukkan hasil yang lebih cepat namun, tidak menghasilkan nyala api sebagai indikator kandungan biogas yang diharapkan dari penelitian ini. Secara berturut-turut volume gas yang dihasilkan yaitu sampah sayuran 35 cm3 Feses Sapi 45 cm3 Feses Kerbau 75 cm3 dan Feses Kuda 53 cm3 hasil analisis yang dilakukan menggunakan ANOVA One Way dengan uji lanjut Least Significance Different (LSD) menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan dari setiap perlakuan. Selain itu dilakukan juga uji nyala api yang hasilnya menunjukkan bahwa feses sapi yang memiliki waktu nyala terlama yaitu 13 detik dibandingkan dari perlakuan lainnya. oleh karena itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan feses sapi dalam produksi biogas lebih efektif dilihat dari uji nyala.

Copyrights © 2019