Istighna : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Vol 2, No 2 (2019): edisi JULI

KEBERPIHAKAN PADA BAYANI ATAU IRFANI (Sebuah Pendekatan Baru dalam Memaknai Teks Al-Qur’an)

Supriadi Supriadi (STAI Asy-Syukriyyah Tangerang Banten)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2019

Abstract

Hermeneutika sebagai bagian dari filsafat bahasa telah menjadi instrument dalam menafsirkan sebuah teks termasuk didalamnya teks-teks wahyu dalam al-Qur’an, dengan kata lain yang menjadi kajian dalam hermeneutika  bukan hanya terbatas pada kenyataan untuk mencari makna pada suatu teks yang ada, tetapi juga menggali makna dengan tiga perangkat yaitu dunia teks, dunia si pembaca, dan dunia si pengarang. Hermeneutika bekerja dengan dua pendekatan wilayah yaitu bayani dan irfani, sehingga ada hermeneutika yang bekerja pada wilayah bayani yang disebut tafsir dan hermeneutika yang bekerja pada wilayah irfani yang disebut ta’wil yang terimplementasi pada tasawuf.Kemampuan para sufi dalam melakukan penta’wilan al-Qur’an didasarkan pada  asumsi bahwa al-Qur’an tidak memiliki makna tunggal, maka masih terbuka untuk mencapai makna yang terdalam, sehingga para sufi berusaha menggalinya dengan menganggap teks al-Qur’an sebagai isyarat atau symbol. Penggalian makna ini hanya ada satu jalan yaitu metode irfani dalam rangka mencari makna yang diinginkan si pengarang, yang diyakini kemungkinan itulah makna yang hakiki.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

istighna

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

his journal emphasizes aspects related to Islamic Education and Islamic thought, with special reference to applied research in Islamic education that can be focused on the components of learning including curriculum, methods, models, psychology, Islamic thought and several issues of Islamic ...