Pra Menstrual Syndrome (PMS) adalah sekumpulan keluhan dan gejala fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi pada wanita reproduksi, yang muncul secara siklus dalam rentang waktu 7-10 hari sebelum menstruasi dan menghilang setelah darah haid keluar yang terjadi pada suatu tingkatan yang mampu mempengaruhi gaya hidup dan aktivitas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan olah raga dan pola tidur dengan kejadian PMS pada Mahasiswi Program Studi Kebidanan Cirebon. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua mahasiswi Program Studi Kebidanan Cirebon dengan jumlah sampel 141 orang, diambil dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF).Analisa data dengan menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden tidak rutin dalam melakukan olahraga (68,8%) , sebagian besar responden mempunyai pola tidur yang buruk (66%),sebagian besar responden mengalami gejala PMS sedang sampai dengan berat (68,8%).Analisa data meunjukkan bahwa olah raga dan pola tidur memiliki hubungan dengan kejadian PMS.
Copyrights © 2017