Pada skema pembelajaran matematika saat ini, pembelajaran matematika cenderung lebih fokus pada pencapaian target materi atau isi materi yang digunakan dalam buku ajar, berdasar pada soal-soal Ujian Nasional. Hal ini berdampak pada kurangnya perhatian siswa terhadap pemecahan masalah matematika dasar, yang seharusnya menjadi sesuatu yang dapat membuat siswa menjadi tertarik untuk melatih daya kreativitas dan terfokus pada pemecahan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk (1) menelaah sikap siswa terhadap pembelajaran matematika yang diterapkan di sekolah pada kurikulum yang berlaku saat ini. (2) Menelaah kesulitan siswa secara umum dalam pembelajaran matematika hingga saat ini. (3) Menelaah cara untuk membangun kembali daya minat siswa dalam mempelajari matematika pada pembelajaran formal. (4) Menelaah efektifitas pembelajaran matematika apabila guru meggunakan skema pembelajaran etnomatematika atau matematika dengan menerapkan unsur budaya. (5) Menelaah unsur budaya seperti apa yang cocok agar dapat dipergunakan secara umum dalam lingkup pembelajaran di sekolah. Teknik pengumpulan bahan analisis data, penulis menggunakan metode survei. Survei digunakan dalam pengumpulan data dan tidak dibuat perlakuan (treatment) atau pengkondisian terhadap variabel yang diteliti, namun hanya mengungkap fakta berdasarkan gejala sosial yang ada pada siswa, tenaga pendidik maupun responden lainnya. Berdasarkan analisis data, ditemukan beberapa macam skema pembelajaran berbasis budaya (etnomatematika) yang cocok untuk dimasukkan kedalam pembelajaran matematika. Untuk karya tulis ini, penulis menggunakan unsur lagu dan kesenian sebagai media pembelajaran matematika.
Copyrights © 2019