This paper aimed to provide logical reasons for parents and teachers about the importance of teaching tolerance from early age. This paper explained the types of tolerance that should be trained such as religious tolerance, tolerance of multi-ethnicity, multiracial, cultural and gender differences. Literature review was used in explaining theoretical studies, and discussion. Teaching an attitude of tolerance from an early age will be the root for children in their social life. Teaching it from an early age can create children who are able to respect others and do not distinguish based on what they see in the family or community environment. Parents and family members are the main facilitators for children to cultivate an attitude of tolerance. They are required to teach children the importance of tolerance by providing positive examples. Parents are required to teach tolerance starting from the family environment to the wider community. Meanwhile, the teacher can teach from the social environment to fellow students at school. It can be concluded that the role of parents and teachers here is very important in the inculcation of attitude and tolerance in early childhood. Keywords: Attitude, Tolerant, Early Age ABSTRAK Tujuan tulisan ini adalah untuk memberikan alasan-alasan logis kepada orang tua dan guru tentang pentingnya mengajarkan toleransi terhadap perbedaan pada anak usia dini. Tulisan ini menjelaskan mengenai jenis-jenis sikap toleransi yang sebaiknya diajarkan seperti toleransi beragama, toleransi terhadap perbedaan suku, ras, budaya serta gender. Selain itu juga, tujuan tulisan ini adalah memberikan beberapa strategi bagi orang tua dan guru dalam mengajarkan anak sikap toleransi. Artikel ini menggunakan pendekatan kajian literatur dalam menjelaskan kajian teoritis dan pembahasannya. Mengajarkan sikap toleransi sejak dini akan menjadi landasan kehidupan anak dalam bermasyarakat. Pengajaran toleransi sejak usia dini dapat menciptakan anak yang dapat menghargai serta menghormati orang lain serta tidak membeda-bedakan apa yang dilihatnya pada lingkungan keluarga ataupun masyarakat. Orang tua dan keluarga merupakan fasilitator utama bagi anak untuk penanaman sikap toleran. Orang tua dan guru harus dapat mengajarkan pada anak pentingnya toleransi dengan memberikan contoh yang positif bagi anak. Orang tua dapat mengajarkan toleran yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga hingga lingkungan bermasyarakat. Sedangkan, guru dapat mengajarkan dari lingkungan sosial terhadap sesama murid di sekolah. Dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dan guru di sini sangatlah penting dalam penanaman sikap dan sifat toleran pada anak usia dini.
Copyrights © 2019