Jurnal Medika Malahayati
Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2

EFEK EKSTRAK JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia, Swingle) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella typhii

Diana Mustika Ayu (Unknown)
Tessa Sjahriani (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui daya antibakteri ekstrak daun jeruk nipis terhadap bakteri Salmonellatyphii. Penelitian dilakukan melalui penentuan zona hambatan pertumbuhan dengan metode difusi cakram untuk penentuankadar hambat minimal (KHM). Daya antibakteri adalah kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau membunuhbakteri. Untuk mengetahui daya antibakteri suatu zat, dapat dilakukan uji kepekaan bakteri terhadap zat tersebut secara invitro.Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun jeruk nipis memberikan zona hambatan terhadap bakteriSalmonella typhii dengan nilai KHM pada konsentrasi 5%. Ekstrak daun jeruk nipis memberikan rata-rata zona hambatberturut-turut untuk Salmonella typhi dengan konsentrasi 5%; 10%; 15%; 20%; 25%; 50%; 75%; 100% adalah 8,89 mm;11,81 mm; 13,54 mm; 15,72 mm; 17,09 mm; 18,35 mm; 19,57 mm; 22,13 mm.Sedangkan pada control positif (Kloramfenikol 30μg) memberikan zona hambat sebesar 40,20 mm. Disimpulkanbahwa ekstrak daun jeruk nipis memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhii namun tidak lebih baik daripadakontrol positifnya yaitu Kloramfenikol.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...