Analisis laju aliran dalam DAS yang tidak terukur dengan Metoda Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) merupakan metode yang paling praktis dan sederhana. Metode ini membutuhkan data karakteristik DAS berupa panjang sungai dan luas DAS. Perhitungan dan data laju aliran sangat berguna dalam perkembangan ilmu sumberdaya air dan perencanaan bangunan sipil khususnya dalam pekerjaan bangunan air. Dewasa ini, Metoda Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) telah banyak berkembang dan yang terbaru adalah Metoda Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) ITB-1. Keandalan HSS ITB-1 di Sungai Tapung Kanan dan Sungai Tapung Kiri menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini ditandai dengan ketelitian volume Sungai Tapung Kanan 96,30% dan ketelitian Sungai Tapung Kiri 99,88%. Adapun rasio kontrol volume/ direct run off (DRO) Sungai Tapung Kanan 1,00006 dan Sungai Tapung Kiri 1,000088 (mendekati 1). Sedangkan debit puncak yang dihasilkan Sungai Tapung Kanan 39,950 m3/det dan Sungai Tapung Kiri 38,867 m3/det.Kata kunci: Air Embung, Model NRECA, NEA, NPA
Copyrights © 2019