Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi)
Vol 5 No 2 (2019): SEPTEMBER 2019

DIMENSI BUDAYA BARU SEBAGAI IMPLIKASI MEDIA DIGITAL

Reza Praditya Yudha (Unknown)
Irwansyah Irwansyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2019

Abstract

Pada level paling sederhana, media digital menjadi sarana yang menghilangkan batas lokalitas dalam konteks komunikasi budaya. Secara konvensional, Gudykunst & Lee (Gudykunst, 2003) mengidentifikasi pendekatan komunikasi budaya berhubungan dengan norma dan nilai kultural yang bersifat lokalitas. Sementara saat ini, media digital meretas batas ruang, waktu, dan status sosial. Teknologi akhirnya memberi dampak dan dimensi baru atas budaya itu sendiri, dalam sebuah medium digital. Makalah penelitian ini menggunakan metode library dengan data sekunder (desk-study) untuk mengintegrasikan asumsi, proposisi, dan diskusi konsep-konsep media digital. Media digital pada level paling sederhana menjadi sarana yang menjembatani persebaran atau peneguhan nilai budaya. Manusia memegang kendali atas konten media. Namun media digital berkembang pada Level II sehingga memungkinkan remediasi dari produk budaya. Bahkan saat ini, meme, digital fetishism, dan pekerjaan berbasis protokol biner menjadi wujud perkembangan media digital telah mencapai Level III. Masyarakat perlu memahami konsep, batas, dan implikasi tahap perkembangan teknologi agar mampu memanfaatkan dan bukan justru dikendalikan media digital.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

liski

Publisher

Subject

Education

Description

The Journal of Communication Studies Peripheries (LISKI) has a philosophy of advancing communication studies through the dissemination of knowledge transferred by the journal. At the beginning of its formation, LISKI was a discussion-group activity initiated by the lecturers of communication studies ...