Penelitian ini membahas tentang keterampilan sosial anak tunagrahita sedang yang masih mengalami hambatan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan keterampilan sosial anak tunagrahita sedang dalam bersosialisasi dengan teman sebaya dan guru kelas serta untuk mengetahui keefektifan bermain lempar tangkap bola dalam meningkatkan sosialisasi anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari siklus I dan siklus II. Pada kondisi awal anak 30 %, hal ini karena belum diberikan latihan secara maksimal, sehingga peneliti menggunakan bermain lempar tangkap bola. Pada siklus I pertemuan pertama anak memperoleh 32 %, pertemuan kedua 52 %, pertemuan ketiga 67 %, dan pertemuan keempat 73 %, namun pada kegiatan bermain ini anak masih membutuhkan bantuan sehingga perlu dilanjutkan pada siklus II. Pada pertemuan pertama siklus II anak memperoleh 73 %, pertemuan kedua anak memperoleh 82 %, pertemuan ketiga memperoleh 85 %, dan pada pertemuan terakhir anak memperoleh 88 %. Jadi terbukti dengan bermain lempar tangkap bola dapat meningkatkan kemampuan sosialisasi anak tunagrahita sedang.
Copyrights © 2019