Minyak goreng merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk memasak. Hal yang umum terjadi dimasyatakat adalah penggunaan minyak goreng untuk beberapa kali proses penggorengan. Nilai kualitas dari minyak goreng yang telah digunakan untuk menggoreng, maupun sebelum digunakan tentunya berbeda. Terlebih lagi untuk minyak goreng curah. Karena hal tersebut, dilakukan penelitian tentang analisis minyak goreng curah habis pakai. Minyak goreng curah digunakan untuk menggoreng tempe dan ikan teri sebanyak 1 kali, 2 kali, dan 3 kali penggorengan. Minyak tersebut kemudian dianalisis dengan mengukur kekentalan, massa jenis, dan kekeruhan. Hasil yang diperoleh dari penelitian diketahui bahwa nilai pengukuran secara kuantitas pada parameter kekeruhan dan viskositas mempunyai nilai yang berbeda. Sedangkan pada pengukuran massa jenis, memiliki nilai yang hampir sama, hanya berbeda pada minyak goreng 1 kali penggorengan.
Copyrights © 2019