Tekanan darah dipengaruhi oleh usia, stress, etnik, jenis kelamin, variasi harian, obat-obatan,aktivitas dan berat badan, serta merokok. Perawat berisiko mengalami penyakit jantung,hipertensi, tiroid, asma, gangguan pencernaan, dan diabetes sebagai efek dari kerja shift.Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen yang bertujuan membandingkan tekanan darahperawat sebelum dan setelah shift, pagi, sore, dan malam. Sampel berjumlah 36 orang perawatyang bekerja shift di ruang perawatan intensive. Hasil penelitian menunjukkan terdapatperbedaan yang bermakna antara sistolik sebelum dan setelah dinas sore (p = 0, 17).Selanjutnya tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara sistolik (p = 0,781) dan diastolic(p = 0,248) sebelum dan setelah dinas pagi, diastolic (p = 0,558) sebelum dan setelah dinassore, dan sistolik (p = 0,379) dan diastolic (p = 0,649) sebelum dan sesudah dinas malam.Perawat memiliki factor resiko peningkatan tekanan darah karena obesitas, jarang berolah ragadan bekerja shift. Penelitian ini merekomendasikan agar perawat mengatur berat badan,berolah raga rutin, dan mengurangi stress untuk menghindari peningkatan tekanan darah, sertapenelitian selanjutnya dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT) dengan jumlahsampel yang lebih besar.Kata Kunci :Tekanandarah, shift, Perawat
Copyrights © 2017