Bambu Ampel (Bambussa vulgaris) merupakan salah satu serat alami yang berpotensidigunakan untuk bahan baku biokomposit. Proses fibrilasi selulosa berpengaruh terhadaphidrolis kandungan amorf sehingga meningkatkan kristalinitas selulosa. Kandungan kimiabambu Ampel yaitu selulosa 44.03%, hemiselulosa 30.50%, dan lignin 22.30%. Proses alkalimenunjukkan terjadinya hidrolisis yaitu hemiselulosa 21.70% dan lignin 9.80%, sedangkanuntuk selulosa meningkat menjadi 65.21%. Proses bleaching meningkatkan kristalinitasselulosa menjadi 85.62%, sedangkan hemiselulosa dan lignin terus berkurang menjadi 13.19%dan 0.19%. Secara visual warna serat dari proses alkali masih coklat, hal ini menunjukkankandungan amorf masih tinggi, sedangkan proses bleaching menunjukkan warna yang cerahyang mengindikasikan kandungan amorf yang berkurang sedangkan kristalinitas selulosameningkat.Kata kunci : bambu ampel (bambussa vulgaris), proses alkali, proses bleaching.
Copyrights © 2018