Abstrak :Hipertensi merupakan menyebabkan utama kematian.Prevalensi hipertensi pada usia 18 tahun di Indonesia sebesar ( 31.7%).DiPadang hipertensi termasuk 10 penyebab kematian terbanyak (15.4%), dari survei awal ditemukan 4 dari 8 responden penderita hipertensi mengatakan masih memakan makanan bersantan, daging, sarden dan selalu menggunakan vetsin atau garam dapur pada setiap masakan. Lima orang diantaranya mengatakan hanya satu kali dalam seminggu melakukan berolahraga seperti jalan kaki, bersepeda dan berenang. Tujuan penelitian Untuk mengetahui penatalaksanaan diet dan olahraga pada klien dengan hipertensi dengan pengendalian hipertensi.Metode penelitian ini bersifat analitik dengan desain Cross sectional, dengan jumlah sampel 64 orang. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan rumus Chi Square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan darah yang tidak terkendali sebesar (67.2%), penatalaksanaan diet kurang baik (48.4%), olahraga yang kurang baik (65.6%) Hasil uji statistik diketahui p ≤ 0,05 ( p= 0.000) adanya hubungan bermakna antara pentalaksanaan diet dengan pengendalian hipertensi( p=0.000) adanya hubungan bermakna antara olahraga dengan pengendalian hipertensi. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai dasar untukmeningkatkan supervisi mengenai pelayanan hipertensi serta menganjurkan kepada pengunjung untuk selalu memeriksakan tekanan darahnya secara rutin, serta menjaga pola makan dan olahraga teratur, agar hipertensi dapat dikendalikan. Katakunci : Hipertensi, Cross sectional, Olahraga
Copyrights © 2019