JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
Volume 1, Nomor 2, November 2018

BEBAN KERJA TENAGA KERJA TUKANG BESI DI JAKARTA

Ryan Hartono (Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara)
Basuki Anondho (Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2018

Abstract

Pekerjaan konstruksi adalah pekerjaan yang berat secara fisik. Pekerjaan yang menuntut fisik menyebabkan kelelahan fisik yang dikaitkan dengan penurunan produktivitas. Oleh karena itu, diperlukan perhitungan beban kerja terhadap tenaga kerja konstruksi Pengukuran fisiologis dari data pengeluaran energi dikumpulkan dari 51 tukang besi yang melakukan beberapa pekerjaan konstruksi. Pengukuran pengeluaran energi selama kegiatan konstruksi dianggap sebagai tolak ukur yang baik dari beban kerja fisiologis yang dialami oleh pekerja konstruksi. Data yang diukur dievaluasi terhadap pedoman yang diterbitkan untuk tingkat kinerja fisik yang dapat diterima. Seluruh hasil perhitungan didasarkan pada data hasil kuesioner yang telah diisi dengan mengkonversikannya dengan nilai pengeluaran energi pada penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa beban kerja yang dimiliki tukang besi termasuk dalam kategori sangat berat. Hal ini menunjukan perlunya menerapkan konsep fisiologi kerja di tempat kerja untuk kesehatan dan keselamatan kerja yang lebih baik bagi tenaga kerja konstruksi khususnya di Jakarta.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jmts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...