Kebudayaan
Vol 14, No 1 (2019)

PENDEKATAN LITERASI UNTUK DERADIKALISASI TERORISME Studi Kasus Rumah Daulat Buku (RUDALKU), Komunitas Literasi untuk Eks Napi Teroris

Musoffa Ihsan, Mochammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Nov 2019

Abstract

Menangani persoalan eks napiter menjadi masalah besar bagi penanggulangan terorisme di Indonesia. Kembalinya mereka ke masyarakat masih menyisakan resiko, salah satunya adalah keyakinan akan ideologi radikal yang tertanam sejak berada di jaringannya. Akibatnya, eks napiter menjadi rentan untuk kembali bergabung dengan kelompok teroris, hingga melakukan aksi serupa. Terorisme berakar dari pemikiran radikal yang mengarahkan individu atau kelompok untuk melakukan aksi. Upaya yang dilakukan selama ini seperti oleh BNPT dengan program deradikalisasi belum cukup berhasil karena eks napiter merasa memiliki alur pemahaman yang berbeda. Terlebih, program deradikalisasi  tersebut hanya dilakukan dalam jangka waktu tertentu karena keterbatasan sumber daya dan biaya. Karenanya, diperlukan sebuah inovasi baru yang dapat menurunkan risiko teroris bergabung kembali dengan kelompoknya dan bersifat berkelanjutan. Salah satu program alternatif yang ditawarkan adalah deradikalisasi dengan menggunakan pendekatan literasi (literacy approach) seperti dilakukan melalui program Rumah Daulat Buku (Rudalku).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kebudayaan

Publisher

Subject

Arts Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Kebudayaan was first published by the Center for Cultural Research and Development, Research and Development Agency, Ministry of Culture and Tourism in Juni 2006. In 2016, the Center for Cultural Research and Development was merged with the Center for Policy Research in the Ministry of ...