J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol 3, No 1 (2017): J-Kesmas Volume 3, Nomor 1, Mei 2017

Hubungan Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Anreapi Kabupaten Polewali Mandar

Sri Nengsi (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar)



Article Info

Publish Date
29 May 2018

Abstract

Masalah gizi di Indonesia yang terbanyak meliputi gizi kurang atau yang mencakup susunan hidangan yang tidak seimbang maupun konsumsi keseluruhan yang tidak mencukupi kebutuhan badan. Anak balita (1-5 tahun) merupakan kelompok umur yang paling sering menderita akibat kurang gizi (KEP) atau termasuk salah satu kelompok masyarakat yang rentan gizi. Masalah gizi kurang dan gizi buruk kembali ditemukan pada awal 2013. Hasil penelitian tentang status gizi dan penyakit infeksi juga pernah dilakukan Puskesmas Anreapi dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2015, yang mempunyai prevalensi gizi kurang dijelaskan pemantauan pada Wilayah Kerja Puskesmas Anreapi dari 5 desa pantauan. Desa Duampanua menjadi sasaran paling tinggi rentang akan bahaya gizi kurang terlihat dari pantauan sasarannya berdampak serius terhadap generasi mendatang. Anak yang menderita gizi kurang akan mengalami gangguan pertumbuha fisik dan perkembangan mental. Gangguan pertumbuhan diartikan sebagai ketidakmampuan untuk mencapai tinggi badan tertentu sesuai dengan umumnya, gangguan pertumbuhan juga merupakan akibat dari gangguan yang terjadi pada masalah gizi balita Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa posyandu masih berfungsi dengan baik dan masih dimanfaatkan, namun banyak ibu yang kurang berminat untuk menimbang berat badan anak dikarenakan bebagai alasan seperti ibu sibuk dengan pekerjaannya, malas, pemberian informasi yang kurang jelas .( Puskesmas Anreapi 2015) Melihat hasil penelitian tersebut, maka disarankan kepada ibu hendaknya lebih memperhatikan asupan makanan yang sesuai dan sangat dibutuhkan balita. Pendapatan yang dihasilkan lebih disarankan kepada kebutuhan pokok khususnya status gizi anak balita, dan kepada Pemerintah selaku pemegang kebijakan hendaknya pendidikan harus ditinggikan dan Puskesmas lebih meningkatkan informasi melalui penyuluhan.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jikm

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar. Terbit berkala enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan. ...