Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin
Vol 8 No 3 (2018): Teknobiz

OPTIMASI PARAMETER PROSES BALLBURNISHING PADA PEMBUATAN SHAFT S45C MENGGUNAKAN MESIN BUBUT KONVENSIONAL

Hendra Harsanta (Universitas Pancasila)
Amin Suhadi (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT))



Article Info

Publish Date
26 Oct 2018

Abstract

Kualitas permukaan sangatlah penting dalam proses pembuatan komponen mesin. Hal ini dapat dilihatdengan tingkat kehalusan dan kekerasan permukaan benda yang dihasilkan. Perkembangan industrimanufaktur, khususnya industri menengah pada workshop yang bergerak dalam bidang jasa perbaikan danpembuatan komponen mesin industri di Indonesia sangatlah pesat, selain itu minimnya fasilitas mesin yangdimiliki oleh industri workshop dalam memproduksi komponen yang dipesan oleh pelanggan, dalam hal iniadalah proses grinding silinder dimana harga mesin tersebut sangatlah mahal dan tidak terjangkau olehkalangan industri menengah kebawah, sehingga proses tersebut harus disubkontrakkan ke workshop yangmemiliki fasilitas mesin grinding silinder, hal ini yang akan mengakibatkan ongkos produksi yang tinggi.Proses Ball Burnishing yang dipasangkan pada mesin bubut konvensional, merupakan salah satu desain alatbantu penghalus permukaan yang bertujuan untuk memaksimalkan fungsi dari mesin bubut guna memperolehkualitas hasil kehalusan dan kekerasan permukaan pada pembuatan komponen. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui : (1) Pengaruh variasi kecepatan spindle , laju kecepatan feeding, kedalaman penekananball burnishing, dan variasi diameter pin bola ball burnishing terhadap kehalusan dan kekerasan padapermukaan material. (2) Mengetahui parameter manakah yang menghasilkan tingkat kehalusan dan nilaikekerasan permukaan yang optimal pada proses ball burnishing pada material.Hasil penelitian menunjukkanbahwa proses ball burnihsing dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas kehalusan dan kekerasaranpermukaan. Parameter optimum untuk kehalusan dan kekerasan permukaan tercapai pada kecepatan putaranmesin (spindle) 360 rpm, kecepatan pemakanan (feeding speed) 0,06 mm/rev dan 0,09 mm/rev dengankedalaman penekanan(depth of cut) 0.003 mm , diameter pin ball ϕ 8 mm. Semakin dalam variasi kedalamanpenetrasi penekanan dapat mengakibatkan peningkatan pada kehalusan dan kekerasan permukaan material.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

teknobiz

Publisher

Subject

Automotive Engineering Energy Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Teknobiz dipublikasikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. Lingkup Jurnal Teknobiz meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu ...