PT. X memutuskan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan meluaskan ruang lingkupimplementasi ERP hingga lantai produksi. Dipilih SAP untuk kepentingan integrasi aktifitas ini karena SAPsaat ini sudah digunakan di perusahaan untuk menangani aktifitas penjualan dan pengiriman. Penelitian inidimaksudkan untuk mendapatkan cara perluasan lingkup implementasi ERP SAP sehingga dapat diterapkanpada sistem manufaktur di perusahaan yang dapat menangani kegiatan project engineering. Perluasan lingkupERP ini diterapkan untuk pelaksanaan proyek fabrikasi pada kasus fabrikasi Elektrikal House (E-House).Untuk implementasi ini dipilih modul SAP antara lain Material Management (MM), Production Planning(PP), Quality Management (QM) dan Project System (PS).Pada penelitian ini dilakukan integrasi aktifitas proyek meliputi pemesanan, perencanaan, eksekusiproyek, kontrol dan penyerahan proyek dengan mengintegrasikannya pada kegiatan manufaktur denganmenggunakan tranformasi New SAP line ke sistem manufaktur. Proyek engineering ini ditangani denganpendekatan manufaktur menggunakan MES mulai dari pendefinisian project, BOM, Production schedulingand dispatching dan eksekusinya. Integrasi ERP dan MES ini mempunyai potensi dapat digunakan untukmenyelesaikan kasus project engineering E-House dengan hasil sukses sesuai lingkup pekerjaan.
Copyrights © 2018