Makam Syekh Siti Jenar hadir sebagai budaya di dalam masyarakat. Melalui makam tersebut masyarakat merasa lebih dekat dengan Tuhan. Mistisisme yang dibangun oleh masyarakat memberikan pandangan lain terhadap makam tersebut. Dalam pandangannya menjadikan ritus sebagai ekspresi terhadap sesuatu yang lain atau di sebut dengan mistisisme dan keramat. Pokok masalah dalam penelitian ini mencakukup dua hal; [1] Bagaimana Mistisisme dalam Makam Syekh Siti Jenar? [2] Bagaima Fungsi Mistisisme Makam Syekh Siti Jenar terhadap Manunggaling Kawulo Gusti bagi peziarah? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan field research dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan fenomenologi, dalam metode ini bermaksud untuk menarik fakta-fakta dan fenomena yang ada. Hasil penelitian ini menunjukan masyarakat sekitar dan peziarah meyakini bahwa makam Syekh Siti Jenar memiliki aura negatif yang berbau mistis. Sehingga makam Syekh Siti Jenar sebagai bentuk atau wujud dari religiusitas masyarakat, terutama bagi para peziarah yang datang ke makam untuk memohon do?a dan meminta ketenangan hidup melaui berzikir di makam Syekh Siti Jenar, tindakan tersebut diwujudkan dalam proses Manunggaling Kawulo Gusti, untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya, karena dzat Tuhan sesungguhnya ada dalam diri manusia.
Copyrights © 2019