Kajian ini bermaksud menjelaskan usl?b al-dakwah dalam penafsiran al-Qur?an. Salah satu alasan pentingnya kajian ini dikemukakan adalah bahwa dalam diskursus ilmu dakwah para sarjana dakwah sering menisbahkan usl?b al-dakwah yang prinsipil pada al-Nahl: 125. Ayat ini sering dinyatakan sebagai dalil tentang tiga macam usl?b al-dakwah secara berurutan, yakni (1) da?wah bi al-?ikmah, (2) da?wah bi al-mau?idzah al-?asanah, dan (3) da?wah bi al-jid?l al-a?san. Pandangan ini sebenarnya masih menyisakan pertanyaan, yakni kalau dengan ketiga usl?b tersebut masyarakat (mad??) masih saja menolak dakwah Islam, lalu usl?b apa lagi yang harus digunakan oleh da?i ?. Untuk itu, kajian ini menggunakan metode kajian kepustakaan dengan analisis deskriptif dan komperatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa dalam penafsiran al-Qur?an terdapat empat tahapan uslub dakwah yang prinsipil, yakni (1) da?wah dengan ?ikmah, (2) da?wah dengan mau?idzah ?asanah, (3) da?wah dengan jid?l a?san, dan apabila ketiga cara tersebut masih belum bisa mengislamkan mad??, maka usl?b berikutnya adalah (4) berpaling dari mereka (al-i?r?d ?anhum). Komposisi usl?b al-dakwah ini melengkapi teori tentang tiga usl?b al-dakwah yang telah lama dipedomani oleh banyak sarjana dakwah.
Copyrights © 2019