Penelitian ini berjudul “Perkembangan Tari Pho di Kabupaten Aceh Baratâ€. Untuk menumbuhkembangkan pelestarian tersebut agar dapat terealisasi dengan baik ternyata seni budaya tari khususnya Tari Pho mengalami pasang surut sehingga menjadi suatu masalah yang penting untuk diteliti. Kurang berkembangnya Tari Pho secara penyajian yang berdasarkan makna teoritis yang terjadi saat ini selanjutnya merupakan dasar pemikiran. Tujuan penelitian ini adalah (1). Untuk mengetahui bagaimanakah perkembangan penyajian Tari Pho di Kabupaten Aceh Barat? (2). Untuk mengetahui apa sajakah hambatan dalam perkembangan Tari Pho di Kabupaten Aceh Barat? (3). Untuk mengetahui bagaimanakah fungsi Tari Pho dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Aceh Barat?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penulis menggunakan metode sejarah sebagai metode penelitian yang umum digunakan untuk hal-hal sejarah. Teknik pengumpulan data dikumpulkan dari data primer dan sekunder. Teknik analisis data adalah penyajian data dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah tarian Tari Pho asal mulanya terdapat di Kampung Padang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (yang dulunya masih bagian dari Kabupaten Aceh Barat). Penyajian Tari Pho di daerah Kabupaten Aceh Barat berfungsi sebagai sarana hiburan yang biasa dilakukan pada penyambutan tamu, penampilan pada kegiatan-kegiatan formal ataupun informal, ditampilkan juga pada kegiatan budaya, khitanan dan mandi pucuk pengantin. Sehingga perkembagan Tari Pho yang terjadi saat ini sudah terapresiasi pelestariannya namun masih perlu adanya pemahaman bahwasanya terdapat perbedaan dalam penyajiannya berdasarkan kebutuhannya.Â
Copyrights © 2017