Perilaku prososial pada relawan sosial belum terimplementasikan dengan baik. Perilaku individu menolong individu lain belum diberikan secara tulus dan belum mampu melakukan pengendalian emosi diri karena adanya perasaan negatif. Hal ini terjadi pada jenis kelamin perempuan dan laki-laki. Tujuan penelitian untuk menguji apakah ada perbedaan perilaku prososial ditinjau dari jenis kelamin pada relawan sosial. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 37 relawan sosial yang terdiri dari 19 perempuan dan 18 laki-laki. Teknik yang digunakan adalah insidental sampling. Skala penelitian yang digunakan adalah skala perilaku prososial yang didasarkan pada teori Eisenberg dan Mussen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perilaku prososial jenis kelamin perempuan dan jenis kelamin laki-laki dengan selisih nilai mean 0,988.
Copyrights © 2019